Tepatnya pada tanggal 19 September 2020 sekitar pukul 16.00 waktu Papua telah terjadi penembakan terhadap Pdt.Yeremia Zanambi yang diduga dilakukan oleh empat anggota TNI di distrik Hitadipa,Kabupaten Intan Jaya,Papua.
Saat itu almarhum bersama istrinya dikandang untuk memberikan makan pada ternak babi,kemudian istrinya kembali ke rumah dikampung.Saat itulah istrinya mendengar tembakan dan memberitakukan warga namun warga tidak ada yang berani.Kemudian istrinya Miryam kembali ke kandang didapati bahwa suaminya sudah meninggal dunia.
PGI menerima dua versi cerita mengenai penembakan tersebut. Disatu sisi penembakan dilakukan oleh aparat TNI yang sedang melakukan tugas militer.Sementara itu disisi lain media lokal memberitakan bahwa pelaku penembakan dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB),kata Humas PGI Philip Sitomorang Senin 21/09/2020.
Pihak TNI saat ini sedang meningkatkan kegiatan kepolisian seperti patroli gabungan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.
Semoga masalah ini dapat cepat terselesaikan dan Papua aman dari gangguan kelompok atau gerakan yang tidak bertanggung jawab.
https://news.detik.com/berita/d-5181725/pgi-terima-2-versi-penyebab-pendeta-tewas-di-papua-ditembak-kkb-atau-tni?_ga=2.101301633.1853265442.1601252722-369292803.1601252722
https://tirto.id/kematian-pendeta-yeremia-cari-pembunuh-tentara-warga-ditembak-f4YE
https://regional.kompas.com/read/2020/09/21/16111171/penembakan-pendeta-yeremia-zanambani-hingga-desakan-membentuk-tim?page=all
No comments:
Post a Comment